Sebagai universitas yang berbasis Pancasila, Universitas Pancasila Jakarta memegang teguh nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Hal ini tercermin dalam kurikulum yang disusun, dimana selain materi akademis, mahasiswa juga diajarkan untuk menghargai perbedaan, memiliki rasa keadilan, dan memegang teguh integritas dalam menjalani kehidupan sehari-hari.


Sebagai universitas yang berbasis Pancasila, Universitas Pancasila Jakarta memegang teguh nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Hal ini menjadi landasan utama dalam penyusunan kurikulum yang disusun, dimana selain materi akademis, mahasiswa juga diajarkan untuk menghargai perbedaan, memiliki rasa keadilan, dan memegang teguh integritas dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Pancasila Jakarta memiliki peran yang penting dalam membentuk karakter mahasiswanya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Menurut Prof. Dr. Hafid Abbas, seorang pakar Pendidikan Pancasila, mengatakan bahwa “Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi tidak hanya tentang penguasaan materi, tetapi juga pembentukan karakter yang kuat dan berintegritas.”

Dalam proses pembelajaran, mahasiswa di Universitas Pancasila Jakarta diajarkan untuk menghargai perbedaan, baik itu perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan. Hal ini sejalan dengan nilai sila keempat, yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Menurut Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, seorang pakar konstitusi, “Kehidupan berbangsa dan bernegara yang diwarnai dengan rasa toleransi dan menghargai perbedaan adalah cermin dari nilai Pancasila yang sejati.”

Selain itu, mahasiswa juga diajarkan untuk memiliki rasa keadilan dalam berinteraksi dengan sesama. Nilai sila kedua, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, menjadi landasan utama dalam penanaman sikap adil dan bijaksana di lingkungan kampus. Menurut Prof. Dr. Juwono Sudarsono, seorang pakar hubungan internasional, “Keadilan adalah pondasi utama dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.”

Tak kalah pentingnya, mahasiswa Universitas Pancasila Jakarta juga diajarkan untuk memegang teguh integritas dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Nilai sila kelima, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengajarkan pentingnya menjaga integritas dan moralitas dalam segala aspek kehidupan. Menurut Prof. Dr. Din Syamsuddin, seorang tokoh masyarakat, “Integritas adalah modal utama dalam membangun kepercayaan dan keberlangsungan hubungan antar individu maupun antar institusi.”

Dengan mengusung nilai-nilai Pancasila dalam seluruh aspek kehidupan kampus, Universitas Pancasila Jakarta terus berkomitmen untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas akademis, tetapi juga berintegritas, adil, dan menghargai perbedaan. Sehingga, mahasiswa Universitas Pancasila Jakarta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam masyarakat dan bangsa.